Pengajuan Capres Hak Konstitusi Masing-masing Parpol

Selasa, 10 Januari 2017 | 21:40
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy menilai, pengajuan calon presiden yang akan didukung untuk pilpres 2019 adalah hak konstitusional masing-masing partai.

Romi, sapaan karibnya, dalam hal ini menyinggung soal presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden. Dalam draf yang diajukan pemerintah, presidential threshold tetap 20 hingga 25 persen. Angka tersebut masih bisa berubah pada pembahasan RUU Pemilu. Misalnya menjadi 0 persen. Jika angka tersebut dipilih, maka setiap partai politik bisa mencalonkan siapa pun.

Sebaliknya, sambung Romi, jika presidential threshold berubah menjadi 30 persen maka syarat pencalonan presiden akan lebih ketat. "Jadi hal-hal yang saya pikir akan lebih elok bila kita selesaikan dulu undang-undangnya. Baru seperti ini yang akan maju A atau B," ucap Romi.

Menurut Romi, penyampaian capres tersebut lebih baik jika disampaikan setelah RUU Pemilu rampung dibahas. Dengan selesainya kodifikasi UU Pemilu, medan pertarungan pilpres dan pileg sudah jelas aturannya.

"Dengan demikian, kita sudah memiliki lapangan dan aturan main yang jelas. Kita mau masang 'petinju' tapi belum tahu yang akan dipertandingkan ini adalah kelas berat atau junior," kata anggota Komisi III itu. (aen)

Editor : Ali Rahman
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%