Tim Anies-Sandi Temukan 28 Ribu Data Administrasi Cacat Hukum

Senin, 20 Maret 2017 | 18:05
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Data invalid Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada DKI Jakarta putaran pertama, banyak ditemukan oleh Tim Sukses Anies-Sandi. Untuk itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) diminta untuk menghentikan dugaan kecurangan.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, Mohammad Taufik menegaskan jika Dinas Dukcapil masih terus mengeluarkan data kependudukan bermasalah, pihaknya akan melaporkan ke polisi.

"Dari temuan kami yang bekerja sama dengan alumni ITB, terdapat 28.853 data invalid meliputi NIK dan nomor KK yang menjadi dasar Dukcapil mengeluarkan surat keterangan (Suket) sebagai pengganti sementara e-KTP untuk mencoblos pilkada," ujar Taufik di Posko Cicurug, Menteng, Jakpus, Senin (20/3).

Penemuan data cacat itu baru untuk wilayah Jakbar dan pihaknya masih terus mengecek wilayah lain. "Dari jumlah DPT sebanyak 7,1 juta, kami masih terus menyisir untuk mencari pelanggaran administrasi yang diduga disengaja oleh instansi pemerintah," papar Taufik didampingi Tim Hukum Arifin dan pengurus alumni ITB.

Arifin menambahkan bahwa temuan hampir 30 ribu data administrasi cacat tersebut, belum termasuk perkiraan KTP atau Suket palsu. "Saat ini kami belum dapat masukan soal KTP palsu, tapi kemungkinan ada cukup banyak," papar Arifin.

Sedangkan Akhmad Syarbini menambahkan bahwa temuan itu merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh sejumlah alumni ITB. Menurutnya temuan itu bukan mengada-ada tapi berdasarkan data dan fakta. "Temuan itu baru tahap pertama. Kami masih melakukan pengecekan di seluruh wilayah Ibukota," ungkap Abi sambil menambahkan data invalid dalam jumlah terbanyak meliputi NIK atau nomor KK yang tidak berjumlah 16 digit, KK berdomisili luar DKI. (wok)

Editor : Syahrir Lantoni
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%