Idrus Marham Bantah akan Masuk Kabinet

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 18:05
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : Berita Indonesia

INDOPOS.CO.ID - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham membantah kabar dirinya akan masuk kabinet kerja pada reshuffle mendatang. "Saya enggak pernah komunikasi masalah itu," kata Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (11/8).

Dia menyatakan, ketimbang mengurusi masalah dirinya jadi menteri atau tidak, lebih memilih untuk memimpin Golkar memenangkan Joko Widodo sebagai calon presiden di periode berikutnya yakni, 2019-2024. 
 
"Saya prioritaskan bagaimana ambil langkah efektif menangkan Jokowi periode kedua. Jokowi akan terpilih spektakuler," jelasnya.
 
Idrus menambahkan, terkait reshuffle, sejak awal partai yang dipimpin Setya Novanto itu mendukung pemerintahan Jokowi tanpa syarat. Sehingga urusan reshuffle, menjadi hak prerogatif Presiden Jokowi. Golkar hanya memberi catatan bila memang ada reshuffle harus bisa memberikan jaminan adanya peningkatan kinerja sehingga rakyat bisa merasakan dampak perubahan tersebut.
 
"Soal reshuffle sejak awal Golkar beri dukungan ke Jokowi, tanpa syarat. Enggak ada bargaining kekuasaan. Oleh karena itu kita serahkan ke Pak Jokowi untuk gunakan hak prerogatif," tukasnya.
 
Kendati demikian, tambah Idrus, jika memang ada reshuffle, diharapkan menteri-menteri yang diganti harus berkualitas. Dengan demikian, ada perbaikan kinerja yang dihasilkan lebih maksimal untuk masyarakat.
 
"Reshuffle harus jamin peningkatan kinerja, produktivitas kinerja, sehingga rakyat rasakan reshuffle ini menguntungkan bagi rakyat," tutupnya. (aen)
Editor : Ali Rahman
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%