Survei FSI, Ridwal Kamil Kian Jeblok

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 19:18
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : Ilustrasi. Netralnews.com

INDOPOS.CO.ID - Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Barat 2018 mendatang, Fokus Survei  Indonesia (FSI) melakukan survei terhadap para tokoh yang masuk dalam bursa calon gubernur.

Direktur Ekseutif FSI, Andi Muhammadyah menyampaikan, para tokoh yang berhasil dihimpun dalam survei ini adalah Wakil Gubernur Petahana Deddy Mizwar, Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Selain itu, ada pula Anggota DPR RI Dede Yusuf, Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, Istri Gubernur Jawa Barat dua periode Netty Prasetyani Heryawan, Anggota DPR RI Rieke Dyah Pitaloka, serta Ketua Kadin Jawa Barat Agung Suryamal.

"Fokus Survei Indonesia survei menjelang 10 bulan Pilgub Jabar untuk mengukur Popularitas, Integritas, Akseptabilitas, Kapabilitas serta Elektabilitas para tokoh yang paling layak memimpin Jawa Barat 2018-2023 menurut penilaian masyarakat Jawa Barat," kata Andi dalam keterangannya, Sabtu (12/8).

Andi menjelaskan, survei ini dilakukan dengan menggunakan populasi warga Jawa Barat yang terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres 2014 dan yang mempunyai hak pilih dalam pemilu Presiden 2014.

"Populasi sebanyak 33.045.101 pemilih dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 2.178 responden. Dengan margin of error plus minus 2,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen," sebutnya.

Para responden terpilih ini, kata Andi, diwawancara tatap muka menggunakan kuesioner dan pertanyaan secara langsung oleh pewawancara yang terlatih. Sementara, pengambilan data surveinya sendiri dilakukan pada 22 Juli sampai dengan 2 Agustus 2017.

Andi memaparkan, mengenai ringkat pengetahuan masyarakat soal akan diadakannya pemilihan gubernur Jawa Barat, hasil survei menunjukan bahwa 67,7 persen responden yang di survei mengetahui akan ada nya pilgub Jabar 2018 dan sisanya 32,3 persen belum mengetahui.

"Di samping itu, hasil temuan survei 32,1 persen masyarakat Jawa Barat menyatakan perekonomian keluarga mereka dalam 5 tahun sedikit meningkat dan 49,3 persen menyatakan keadaan ekonomi mereka pas-pasan. Lalu 18,6 persen masyarakat menyatakaan sedikit sulit," lanjut Andi.

Dalam survei soal kinerja pemerintah Provinsi Jawa Barat, Andi mengatakan, survei FSI menemukan bahwa 79,4 persen masyarakat Jawa Barat puas dengan kinerja dan pelayanan pemerintah Jawa Barat.

"Lalu 10,7 kurang puas dengan kinerja Pemprov Jawa Barat dan 9,9 tidak puas dengan pelayanan Pemprov Jawa Barat," lanjutnya.

Kemudian, mengenai hasil survei tokoh yang paling dikenal masyarakat Jawa Barat, Deddy Mizwar meraih angka tertinggi dengan tingkat popularitas 93,7 persen, disusul dengan artis yang juga anggota DPR RI Rieke Dyah Pitaloka dengan tingkat popularitas 85,1 persen. Selanjutnya, Dede Yusuf dengan popularitas 81,7 persen. Sementara, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menempati posisi 4 dalam tingkat kepopuleran sebesar 67,9.

"Walikota Bandung Ridwan Kamil meraih tingkat popularitas sebanyak 64,7 persen. Disusul dengan Agung Suryamal yang dikenal sebanyak 54,1 persen dan Iwa Karniwa dengan 53,4 persen. Lalu diurutan akhir ada nama Netty Prasetiani dengan tingkat popularitas sebesar 52,1 persen," ujarnya.

Survei soal tingkat integritas yang dilakukan FSI kepada masyarakat Jawa Barat memperoleh hasil sebesar 87,9 persen mempercayai Deddy Mizwar sebagai tokoh yang mempunyai Integritas. Selanjutnya disusul dengan Dedi Mulyadi yang memperoleh hasil survei 81,2 persen. Kemudian Rieke Dyah Pitaloka dipercaya masyarakat Jawa Barat memiliki integritas, sebanyak 72,3 persen.

"Selanjutnya ada nama Iwa Karniwa yang secara mengejutkan dengan 64,3 persen melewati Ridwan Kamil yang mendapat 63,2 persen masyarakat. Lalu ada nama Agung Suryamal sebesar 60,4 persen dan di posisi akhir Netty Prasetiani sebesar 51,7 persen dipercaya masyarakat memiliki integritas," papar Andi.

"Dalam temuan survei tentang penerimaan para tokoh (akseptabilitas, red) di mata masyarakat Jawa Barat, Deddy Mizwar hampir bisa diterima oleh masyarakat dengan total 90,1 persen responden yang menjawab. Selanjutnya Dede Yusuf dengan 79,5 persen dan Rieke Dyah Pitaloka dengan 79,3 persen responden," kata Andi melanjutkan.

Ia mengungkap pula bahwa tingkat akseptabilitas untuk Dedi Mulyadi mendapat 78,7 persen, Iwa Karniwa dengan 65,1 persen, Agung Suryamal dengan 62,7 persen dan terakhir Netty Prasetiani dengan 52,3 persen responden.

FSI juga melakukan survei soal elektabilitas para tokoh di masyarakat Jawa Barat, dan diperoleh hasil bahwa 39,4 persen responden memilih Deddy Mizwar mempunyai elektabilitas tertinggi dengan alasan yang dominan bahwa pemeran Naga Bonar ini dianggap bisa memimpin Jawa Barat dengan baik.

Soal elektabilitas ini, kata Andi, urutan kedua survei didapat oleh Dedi Mulyadi yang dipilih 13,3 persen masyarakat, disusul dengan Rieke Dyah Pitaloka dengan 10,7 persen responden yang menilai.

"Nama Dede Yusuf mendapat perolehan 7,4 persen responden, kemudian Ridwan Kamil yang sempat melejit namanya melalui pemberitaan media, ternyata hanya dipilih 6,2 persen responden. Lainnya, hasil survei menunjukkan bahwa Agung Suryamal 4,6 persen, Iwa Karniwa 3,7 persen, dan Netty Prasetiani dengan 3,1 persen pemilih. Dalam hal ini juga ada 11,6 persen masyarakat yang belum memilih. (aen)

Editor : Ali Rahman
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
100%
Takut
Takut
0%