Gugatan Ditolak, Ketum Gemura Ajukan Banding

Senin, 11 September 2017 | 21:35
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ketua Umum Gemura, Oktasari Sabil bersama kuasa hukumnya. (Foto: jawapos.com)

INDOPOS.CO.ID - Ketua Umum Gerakan Muda Hati Nurani Rakyat (Gemura), Oktasari Sabil memutuskan untuk mengajukan banding terkait hasil sidang gugatannya terhadap proses terpilihnya Ketua Umum Hanura, Oesman Sapa Odang.

Okta memandang putusan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Rabu pekan lalu, jauh dari rasa keadilan. "Sebagai bentuk keseriusan kami mencari keadilan. Saya beserta kuasa hukum saya menyatakan naik banding," ujar Okta, seperti dikutip dari jawapos.com (Jawa pos Grup), Senin (11/9).

Okta bertekad akan terus memperjuangkannya sampai tuntas. "Jika pengadilan dunia tidak bisa memberi kami keadilan. Insya Allah pengadilan Tuhan diakherat nanti kami akan mendapatkan keadilan," tegas wanita berhijab ini.

Sementara, kuasa hukum Oktasari, Dwi Yulianto membeberkan alasannya tak mengajukan proses terlebih dahulu di mahkamah partai.

Menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah kebodohan. "Tidak mungkin kami lakukan. Karena secara logika, bagaimana mungkin kami menggugat ketua umum partai di Mahkamah Partai. Di mana para hakim dan anggota mahkamah partai itu sendiri diangkat oleh ketua umum yang akan digugat," jelas dia.

Terkait putusan hakim, Dwi pun melemparkannya kepada publik. "Masyarakat bisa memberikan penilainnya sendiri terhadap putusan yang sudah dibacakan oleh hakim. Apakah itu memenuhi rasa keadilan atau malah menjauh dari keadilan itu sendiri. Biarlah masyarakat dan publik yang menilai," beber dia.

"Keadilan memang mahal nilainya seperti dalam sebuah hadist Nabi SAW: Keadilan satu jam lebih baik daripada ibadah enam puluh tahun dengan malam penuh shalat tahajud dan siang berpuasa sunat. Wahai Abu Hurairah kedzaliman satu jam dalam menegakkan hukum lebih berat di sisi Allah daripada maksiat enam puluh tahun," tutup Dwi. (JPG)

Editor : Ali Rahman
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%