PBB Ternyata Memang Inginkan Prabowo-Yusril

Selasa, 12 September 2017 | 09:56
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra.

INDOPOS.CO.ID - Yusril Ihza Mahendra enggan berkomentar banyak soal penilaian lembaga survei bahwa dirinya merupakan pasangan ideal dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di pilpres 2019 mendatang. Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) itu hanya mengatakan, biar semuanya mengalir.   

"Hee...he..biar saja segalanya mengalir," ujar Yusril Ihza Mahendra saat dikonfirmasi INDOPOS melalui ponselnya, Senin (11/9).

Saat disinggung apakah dirinya akan melakukan persiapan menuju pemilu 2019, apabila benar disandingkan dengan Prabowo Subianto, Yusril tidak berkomentar.

Sementara Ketua DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Bidang Pemilihan Presiden, Sukmo Harsono terpisah menuturkan, ajang pilpres 2019 belumlah dimulai. Namun, PBB sudah berencana untuk menyandingkan Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra dengan Prabowo Subianto sebagai capres-cawapres mendatang.

Demi memuluskan upaya itu, sambung Sukmo, PBB melakukan pendekatan ke partai berlambang kepala burung garuda setelah upaya judicial review atau uji materi UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat ambang batas pencalonan presiden 20-25 persen, tak membuahkan hasil maksimal. 

PBB, lanjutnya, yakin kalau elektabilitas Yusril masih mumpuni sehingga kemungkinan lolos sangat tinggi. "Dua rencana kami tetap memastikan Pak Yusril maju baik sebagai capres atau calon wakil presiden," ujarnya, kemarin. 

Alasannya, kata Sukmo, Yusril terlibat aktif dalam Koalisi Merah Putih (KMP) dan banyak berinteraksi dengan Prabowo pada pilpres 2014 silam.

"Jadi saya paham kelebihan dan kekurangannya. Karena itu menempatkan Pak Yusril berpasangan dengan Prabowo adalah salah satu strategi memenangkan pertarungan pilpres 2019 mendatang," imbuhnya. 

Sebelumnya, Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago berpendapat, sentimen terhadap Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra belakangan ini dinilai sangat positif. Karena itu, peluang memenangi Pilpres 2019 cukup besar jika keduanya maju berpasangan sebagai calon presiden dan calon wakil presiden.

"Selama ini ke dua tokoh tersebut positif di mata masyarakat. Kalau berpasangan bisa berpotensi menenggelamkan figur dan elektabilitas Jokowi," ujar Pangi kepada INDOPOS.

Direktur Eksekutif Voxpol Center ini menuturkan, Prabowo dan Yusril sangat piawai mengambil momentum emas, ceruk potensial pemilih dan isu sentimen umat. "Kegagalan pemerintahan sekarang dalam mengelola isu manajemen umat Islam terbilang gagal. Antitesisnya ada pada sosok Prabowo dan Yusril," pungkas pengajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta tersebut. (aen) 

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%