Gerindra Sebut Survei CSIS Cuma untuk Hibur Jokowi

Rabu, 13 September 2017 | 17:16
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Presiden Jokowi. Foto : setpres

INDOPOS.CO.ID - Melejitnya elektabilitas Joko Widodo sebagaimana hasil survei Center for Strategic and International Studies (CSIS), dinilai cuma untuk menyenangkan kandidat petahana itu di Pilpres 2019.

"Pada umumnya survei-survei yang dilakukan di era pemerintahan yang berkuasa hanya untuk menyenangkan presiden, termasuk survei yang dilakukan oleh CSIS juga terindikasi kuat hanya untuk menghibur Presiden Jokowi," ucap Ketua DPP Gerindra Moh Nizar Zahro, Rabu (13/9).

Anggota Komisi V DPR itu menyebutkan, dugaannya itu didasarkan pada fakta di lapangan tentang kondisi perekonomian, penegakan hukum maupun sektor maritim yang menjadi salah satu andalan pemerintahan Jokowi.

"Karena bila kita amati sektor-sektor yang disurvei menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Sektor ekonomi misalnya, terjadi penurunan daya beli. Di sektor hukum, sedang terjadi upaya pelemahan terhadap KPK, dan di sektor maritim, terjadi kelangkaan garam yang mengakibatkan negara harus mengimpor garam," tutur politikus asal Madura ini.

Karena itu menjadi aneh ketika dikatakan terjadi kenaikan kepuasan publik dengan angka yang cukup fantastis.

Padahal, yang terjadi menurut dia, justru ketidakpuasaan publik yang semakin meningkat.

"Sehingga tidak berlebihan jika mengatakan bahwa survei yang menyatakan terjadi kenaikan kepuasan publik sejatinya hanya untuk menghibur Jokowi," pungkas ketua umum Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) Gerindra ini.(fat/jpnn)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
50%
Aneh
Aneh
50%
Takut
Takut
0%