Zulhas Harap MUI Bisa Persatukan Umat

Kamis, 12 Oktober 2017 | 21:13
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
SINERGI: Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (dua dari kanan) di agenda Halaqah Kebangsaan & Rapat Kerja Nasional Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI di Hotel Peninsula, Slipi Jakarta Barat, Kamis (12/10) malam. Foto: Rizka Pradhana/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kita berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa mempersatukan umat Islam, janganlah kita bertengkar pada hal-hal yang sudah menjadi bagiannya masing-masing. Demikian disampaikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam kunjungannya di Halaqah Kebangsaan & Rapat Kerja Nasional Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI di Hotel Peninsula, Slipi Jakarta Barat, Kamis (12/10) malam.

Dia mengingatkan, terhadap pesan almarhum KH. Hasyim Muzadi, kalau ada perbedaan sudahlah biar berbeda tapi yang sama jangan dibeda-bedakan, yang beda kita saling menghormati. "Dengan teman-teman berbagai agama saja kita menghormati, apalagi dengan sesama muslim," katanya.

Menurut Zulhas, sekarang ini banyak sekali salah paham, boleh saja disebut paham salah. Orang melaksanakan agama dianggap mencatut kekuasaan, orang taat beragama dianggap tidak sejalan dengan Pancasila.

"Ini yang harus kita luruskan, peran orang Islam dan para ulama sepertinya dipinggirkan. Dalam sejarah kemerdekaan tidak mungkin Indonesia merdeka tanpa ulama dan tanpa umat Islam," paparnya.

Selanjutnya Ketua MPR ini menganggap, belakangan ini banyak kegaduhan terjadi. Dari kegaduhan tersebut banyak yang sudah berhasil, tapi banyak juga yang cenderung menimbulkan kelompok-kelompok tertentu. "Pancasila itu mempersatukan, karena pancasila itu berlaku bagi seluruh bangsa Indonesia," tegasnya.

"Banyak persoalan yang tidak produktif yang dibuat gaduh, sementara emas, tambang, nikel, batubara kita diambil," imbuhnya.

Adapun tantangan umat Islam saat ini, menurut Zulhas, adalah bagaimana mendidik umat agar memiliki ilmu dan mau belajar kewirausahaan, agar ekonomi Indonesia bisa dikuasai. "Nah kalau sudah ilmu kemudian berniaga barulah saya kira umat akan terangkat dan kalau umat Islam maju berkembang, maka negara juga akan maju," pungkasnya. (jaa)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%