Saksi Ahli: Sipol KPU Tak Terdaftar di Kemenkominfo

Selasa, 14 November 2017 | 11:43
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Hasyim Gautama.

INDOPOS.CO.ID- Saksi ahli yang dihadirkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Hasyim Gautama menyatakan sistem informasi partai politik atau Sipol tidak diakui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Hasyim Gautama yang menjabat sebagai Kasubdit Aplikasi Layanan Kepemerintahan Direktorat e-Government mengungkapkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum pernah mendaftarkan aplikasi Sipol ke Kominfo.

”Sipol KPU tidak terdaftar di Kemenkominfo. Ketentuan pendaftaran itu ada peraturan menterinya atau Permen Nomor 2 tahun 2015,” kata Hasyim di kantor Bawaslu Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (14/11).

Dia juga mengatakan, memang tidak ada konsekuensi hukum yang ditimbulkan jika aplikasi tersebut tidak terdaftar. Namun, pemerintah tidak akan membantu bila terjadi konflik yang ditimbulkan akibat Sipol tersebut.

Semestinya, kata Hasyim juga, jika Sipol tersebut terdaftar di Kementerian Kominfo, pihaknya bisa membantu untuk agar kesalahan bisa diminimalisasi. Karena tidak terdaftar, Kemenkominfo akan lepas tangan untuk membantu KPU.

”Kalau tidak mendaftar maka tidak ada pengakuan. Kalau ada apa-apa ya itu urus  sendiri, Kementerian Kominfo tidak terlibat apa pun dalam masalah ini. Tapi kalau sanksi tidak ada, jadi kami lepas tangan, urus sendiri aja," tandasnya.

Aplikasi Sipol sendiri sudah diwajibkan KPU kepada partai politik peserta Pemilu untuk sebagai aplikasi untuk meng-input dokumen persyaratan parpol. Bahkan, 13 partai politik dinyatakan tidak memenuhi syarat lantaran dokumen tidak terinput ke Sipol.

Pernyataan itu diungkapkan Hasyim Gautama usai menjadi saksi ahli dalam sidang Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu yang digelar Senin (13/11) di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Sidang itu dipimpin ketua dan anggota Bawaslu RI terkait gugatan 13 parpol.

Untuk diketahui, aplikasi Sipol diwajibkan KPU kepada partai politik peserta Pemilu 2019 sebagai aplikasi untuk menginput dokumen persyaratan parpol. Tapi 13 partai politik dinyatakan tidak memenuhi syarat lantaran dokumen tidak terinput ke Sipol dan menggugat ke Bawaslu. (rmn)

Penulis : Ali Rachman Editor : Syaripudin
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%