Ahli TI: Aplikasi Sistem Elektronik Harus SNI

Selasa, 14 November 2017 | 18:50
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
DENGARKAN KETERANGAN: Sidang mendengarkan keterangan ahli dari Bawaslu. Foto: ali rahman/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Pakar Teknologi Informasi (TI) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Hasyim Gautama yang menjadi ahli dalam sidang mendengarkan keterangan ahli dari Bawaslu, mengatakan, sebuah lembaga pelayanan publik yang menyelenggarakan sistem elektronik harus memiliki standar SNI 27001.

"Standar SNI ini menyangkut segala sistem keamanannya. Apalagi untuk SIPOL ini yang termasuk sistem elektronik yang berisiko tinggi dan bersifat strategis. Harus tersertifikasi juga dari badan sertifikasi yang diakui oleh menteri," kata Hasyim, di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (14/11).

Selain itu, sambung Hasyim, lembaga pelayanan publik perlu menyelenggarakan sistem elektronk yang andal, aman, serta bertanggung jawab. "Andal artinya sesuai kebutuhan penyelenggara. Sementara aman artinya tidak bermasalah dan tersedia terus-menerus. Aman juga berarti integritas dan kerahasiannya harus terjaga. Kalau untuk tanggung jawab artinya dijalankan secara tanggung jawab oleh penyelenggaranya," terangnya.

Hasyim juga menuturkan, penyelenggara sistem elektronik perlu mendaftarkan aplikasinya ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik bahwa harus mengajukan pendaftaran aplikasi elektronik yang digunakan untuk pelayanan publik," ujar Hasyim.

Pendaftaran ini, jelas Hasyim, dalam rangka untuk memberikan kepastian kepada pengguna bahwa Kemenkominfo memantau aplikasi tersebut. "Setidaknya, jika terjadi keganjilan atau permasalahan, Kemenkominfo dapat memberikan saran-saran karena Kemenkominfo juga melakukan pengecekan," jelas Hasyim. (rmn)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%