Ini Pesan Fahri Hamzah Untuk Presiden Joko Widodo

Selasa, 14 November 2017 | 18:59
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Fahri Hamzah (paling kanan). Foto: Nugraha/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI)  Fahri Hamzah mewanti-wanti Presiden Joko Widodo untuk bijak dan berhati-hati dalam mengambil keputusan.  Utamanya terkait kasus hukum yang sedang membelit dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Saut Situmorang.

Ia menilai, kerap kali Presiden mendapatkan masukan-masukan dari orang yang salah dan selalu diseret untuk mengintervensi jika pimpinan KPK tersandung dalam kasus hukum.
"‎Sekarang minta Presiden intervensi kepolisian, hati-hati Pak Jokowi anda bisa di impeachment (pemakzulan), dari awal sudah diseret, tolong sekarang jangan mau diseret," ujar Fahri di gedung MPR/DPR, Senayan,  Jakarta, Selasa (14/11).

Menurut Fahri, dalam waktu 19 tahun sudah terbangun sistem hukum yang baik di Indonesia, namun kenyataanya jika ada yang melaporkan oknum atapun pimpinan KPK ke pihak penegak hukum, langsung dianggap pasti antek koruptor.

Kartu truf-nya, langsung datang ke Presiden, tanpa disadari Presiden telah diseret pada intervensi hukum, harusnya apa yang terjadi jalan saja, kenapa tidak percaya penyidik, penuntut, pengadilan, ini tidak benar dan harusnya jalan saja," ujar Fahri.

Lebih lanjut Fahri menilai, KPK juga terlalu dalam mencampuri urusan Presiden, dimana awal menjabat sudah memberikan laporan berupa nilai terhadap nama-nama calon menteri yang akan ditunjuk Jokowi untuk mengisi kabinetnya.

"KPK mencoret daftar nama kabinet awal, ada yang pakai tanda merah, hijau, kuning sehingga Presiden tidak bisa menggunakan hak prerogatifnya," ucapnya.  (nug)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%